Tuan
Bismillaahirrohmaanirrohiim Hahaha bisa-bisanya saya mengucapkan lafadz Nya padahal hendak melakukan sesuatu yang "meragukan" Saya tau dan saya paham, kegiatan saya ini merupakan salah satu bentuk meragukan takdir. Tapi saya bisa apa. Sejauh ini, hanya ini yang mungkin bisa melepaskan sedikit keresahan. Do'akan saja Tuhan akan memaafkan ini. Entah sudah berapa kali hembusan berat malam ini terlepas. Sedang untuk membulatkan tekad menjauhi dunia ini saja saya sudah kesulitan. Aneh bukan? Saya memang masih sendiri, namun pernah tidak kalian berpikir, bahwa suatu saat kalian akan benar-benar kehilangan kendali atas diri serta hidup kalian? Sadar bahwa semua tidak mungkin berjalan sesuai kehendak saya, bertingkah sesuai keinginan saya, juga berdasarkan akal dan nafsu saya. Tapi apakah tidak mungkin diri ini mendapatkan hadiah, barang sekecil senyuman atau kepercayaan untuk dedikasinya? Ada satu teori yang diungkapkan manusia lain, bahwa hidup ...